Jl. R.A. Kartini No. 1 Jember 0331-487488 vokasi@smknegeri4jember.sch.id

Tingkatkan Pemahaman Remaja: Sehat Reproduksi, Kuatkan Generasi Stop Pernikahan Dini

Jember – SMKN 4 Jember menyelenggarakan kegiatan kokurikuler bertema Smart Teens Smart Choices pada Selasa, 28 April 2026 pukul 09.00 WIB di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi serta pencegahan pernikahan dini, sehingga siswa mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan remaja.

Kegiatan ini merupakan hasil kemitraan pembelajaran dengan Dinas Kesehatan Kecamatan Patrang dan KUA Kecamatan Patrang. Pelaksanaan kegiatan juga terintegrasi dengan mata pelajaran PJOK, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta layanan Bimbingan dan Konseling. Rangkaian acara meliputi pembukaan oleh MC, sambutan Kepala Sekolah, doa oleh Syamsuddin, S.Pd.I., M.Pd., penyampaian materi, dan penutup.

Materi pertama disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kecamatan Patrang yang diwakili oleh Elis dengan topik kesehatan reproduksi. Materi ini membahas pengertian reproduksi, fase perkembangan remaja, serta fenomena yang berkaitan dengan seksualitas. Selain itu, dijelaskan pula masa pubertas yang mencakup perubahan hormon, fungsi organ reproduksi, serta perubahan fisik dan psikologis, seperti mimpi basah pada laki-laki dan menstruasi pada perempuan. Narasumber juga menekankan pentingnya etika pergaulan dan pacaran, termasuk perbedaan pergaulan sehat dan tidak sehat, serta dampak negatif pergaulan bebas dan free sex terhadap kesehatan, kondisi psikologis, kehidupan sosial, masa depan, serta nilai moral.

Materi kedua disampaikan oleh KUA Kecamatan Patrang mengenai pencegahan pernikahan dini. Dalam materi ini dijelaskan pengertian pernikahan dini, contoh kasus di Indonesia khususnya di Jember, serta ketentuan Undang-Undang Perkawinan yang menetapkan usia minimal menikah adalah 19 tahun. Selain itu, disampaikan pula firman dalam Surah An-Nisa ayat 9 sebagai landasan pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga. Narasumber juga memaparkan faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknya terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, keharmonisan keluarga, hingga risiko perceraian. Di sisi lain, siswa diberikan pemahaman mengenai manfaat menunda pernikahan untuk mencapai pendidikan dan cita-cita.

Kepala SMKN 4 Jember, Suyadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, “Kami berharap siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas terhadap materi yang telah disampaikan, sehingga mampu memahami makna kedewasaan dengan baik. Materi dari narasumber diharapkan dapat dicermati dan dipahami secara mendalam agar siswa tidak salah dalam mengambil keputusan di tengah tantangan pergaulan remaja. Dengan demikian, siswa dapat menjadi generasi yang diharapkan oleh orang tua, guru, dan bangsa, yaitu generasi emas yang sehat, berkompeten, beriman, unggul, dan patut dibanggakan.”

 

-fla

Leave a Reply